Polres Tegal – Berakhir sudah petualangan Amirudin (27) warga Desa Karanganyar, Kedungbanteng, Kabupaten Tegal membikin resah kalangan ibu-ibu di jalan raya.

Dia ditangkap Satreskrim Polres Tegal karena diduga kerap menjambret yang membikin resah masyarakat di jalan raya.

Menurut Wakapolres Tegal Kompol Arianto Salkery, tersangka dalam menjalankan aksinya menyasar korban ibu-ibu yang sedang naik motor di jalan raya.

”Sasaran korban memang kalangan ibu-ibu,”kata Wakapolres dalam konferensi pers, Kamis (22/8/2019).

Dari hasil penyidikan tersangka Amirudin  sudah tiga kali menjambret dengan korban ibu-ibu. Terakhir,  pada hari akhir Juli 2019 di jalan raya  Desa

Rancawiru Kecamatan Pangkah. Sekitar pukul 10.30 WIB, dia menjambret ponsel. Saat kejadian korban mengendarai sepeda motor bernopol G-5195-Q dari arah utara ke selatan.

Setibanya di lokasi kejadian,  korban dipepet tersangka yang kemudian mengambil paksa

Hp yang berada di

dashboard depan motor korban. Korban berteriak meminta tolong warga, selanjutnya korban yang dibantu warga hingga ke Pasar Pangkah namun tidak terkejar.

Kejadian ini pun di laporkan ke polisi. Setelah dilakukan penyelidikan dengan mengantongi ciri pelaku, maka ditangkap di rumahnya dengan bukti Hp beserta boks milik korban, sepeda motor pla G-4545- WN yang digunakan menjambret.

Selain itu, juga menyita kaos bertuliskan ‘Polda Jabar’yang digunakan untuk beraksi. Tersangka mengaku sudah tiga kali menjambret. Adapun kaos tersebut didapat dari kerabat keluarganya.

”Ya saya pakai baru satu kali,”ujarnya.

Tersangka mengaku menjambret karena untuk mengejar setoran kredit motor. Alasan target ibu-ibu karena dalam mengendarai sepeda motor tidak bisa melaju cepat.